Feeds:
Posts
Comments

Archive for January, 2011

Layaknya tentara yang gerilya, maka taktik hit and run perlu diterapkan. Punya markas perjuangan harus lebih dari 1 dan itulah yang CIPY 2010 terapkan. Kali ini yang mendapat jekpot sebagai markas adalah kediaman Era Nurissama di Kalimalang.

Kalau bermarkas di Cipinang maka saya menggunakan KA karena dekat dengan Stasiun KA Jatinegara. Sedangkan bila ke Kalimalang, pilihannya adalah travel Baraya pool Jatibening. Naik 1 kali angkot lalu jalan sekitar 300m ke dalam komplek.

Di rumah Era, sama seperti di rumah Trisya, CIPY 2010 (tujuh personel) menggunakannya sebagai tempat latihan. Luar biasa, pernah di suatu sore saat rehat latihan, kami mendengar suara tabuh-tabuhan beduk. Wajar saja, saat itu adalah Bulan Ramadhan dan rumah Era terletak persis di depan mesjid Baitussalam yang notabene sering dipakai sebagai lokasi syuting (ex: sinetron Lorong Waktu) dan acara live religi. Salah satunya apa yang kami saksikan sore itu, yaitu siaran live TVOne. Sontak saja, latihan bubar seketika dan kami menjadi penonton gratis acara di mesjid dengan harapan mana tahu ke-shoot camera :-).

cute zidee

Tingkahnya Trisya

Berlatih diselingi canda tawa, ngobrol itulah yang membuat latihan kadang sampai larut malam. Apalagi ditambah sambil online, ngemil, sms-an..hehe. maka tak jarang, perutpun keroncongan lagi. Dan kembali, Era, sang tuan rumah menyilahkan kita untuk noodle party at midnight.

Proses racik-meracik bumbu di dapur

tak lama berselang…

Miepun siap santap

cuma butuh 5 menit saja untuk melahapnya…

tinggal piring kosong

Karena bulan Ramadhan, maka latihan efektif adalah saat malam. Bagaimana tidak lapar, jika 1-2 jam diisi dengan latihan tari ratoh duek (pada pegel kaki ya…) dan loncat-loncat ala doo be doo…

Practise make perfect

Bahkan markas 2 Kalimalang masih berlanjut sampai IPY 2010 kembali ke tanah air. Bermacam acara seperti surprise ultah untuk Uda Rahmat, nobar horor, karaoke hingga barbeque tahun baruan. Sungguh, Kalimalang yang penuh kenangan…

Era and Famz…terima kasih tiada berhingga untuk dukungan penuh kepada IPY. We love you!

Advertisements

Read Full Post »

Setelah menjalani serangkaian tes, pengumpulan kelengkapan administrasi dan bla bla lainnya, formasi calon Indonesia Participating Youth terbentuk. Itu menjadi penanda dimulainya masa-masa untuk konsolidasi. Chatting dan forum dunia maya hingga kopdar di dunia nyata. Tentu saja itu semua untuk satu tujuan…INDONESIA CONTINGENT.

Untuk CIPY yang berdomisili Jakarta, Banten, Jabar sejak akhir Juli 2010 sudah rutin berkumpul tiap minggu. Ini dalam rangka mengikuti training SSYEAP International Indonesia (SII), yaitu asosiasi alumni SSEAYP Indonesia. Febi, Chacha, Stoki, Ika, Dhini, Tria adalah tim ashabiqunal awwalunnya. Tak lama kemudian Trisya dan Era bergabung.

Konsolidasi 1 (250710)

Tugas-tugas selama training semakin berat dan membutuhkan persiapan yang lebih kompleks. Terlebih buat saya dan Chacha yang saban pekan mondar-mandir Bandung-Jakarta. Tak ayal, bila training dimulai hari Minggu maka sejak Jumat sore kita bertujuh sudah stand by di markas perjuangan 1, Cipinang di kediaman Trisyana Nur Ardiyanti alias Trisya.

Setiap Jumat sore CIPY sudah mulai datang dengan gembolan tas, properti kesenian dan exhibition, bahan-bahan diskusi. Tak jarang kami bertujuh tidur sampai 2 dini hari untuk menyiapkan presentasi dan latihan tari, lagu dan cheers (apalagi hapalan lagu Medley Timur dan Vietnam-Ho Chi Minh..hehe). Dan keesokan harinya, kami berdesak-desakan di APV Papanya Trisya menuju gedung Hijau Pondok Indah yang merupakan lokasi training.

Berikut beberapa potongan memorable di Markas Cipinang:

Dukungan Logistik dari Mamanya Trisya

Din, tolong pasangin dong!

bahan-bahan exhibition

ayo latihan lagi! semangat...

Ya Allah, mudahkanlah hamba dalam menghapal lagu ini

terkapar setelah latihan

Dengan seluruh cinta, terima kasih yang tak terhingga kepada Trisya dan keluarga atas dukungan moril dan materil kepada CIPY 2010 saat itu. Mudah-mudahan kami ga merepotkan ya…:-)

Read Full Post »

Mengenal SSEAYP lebih dekat

“Kak Febi, darimana saja? Sudah lama ga kelihatan?

“Eh Feb, gimana program melautnya? Cerita-cerita dong!

“Teh Febi, itu program apa? Kok asik banget, jalan-jalan mulu?

Teman, itu adalah segelintir komen  kalian ketika saya memang absen dari peredaran. Tak lain dan tak bukan, adalah program Ship for South East Asian Youth Programme atau leih dikenal dengan SSEAYP. Dalam 53 hari pelayaran dari 26 Okt-16 Des 2010, saya bersama 27 pemuda Indonesia  menghimpun cerita-cerita yang seru, mengharukan, persabahatan, cinta, semangat, nasionalisme dan impian untuk dunia yang lebih baik.

***

SSEAYP awalnya dimulai sejak tahun 1974 dan disponsori penuh oleh pemerintah Jepang. Ini bermula untuk mengcounter semangat anti Jepang yang melanda Indonesia (peristiwa Malari 1974). Namun sejalan beriringnya waktu, antipati tersebut pupus dan program yang sarat manfaat ini pun terus berlanjut karena tujuan utama SSEAYP sendiri adalah membangun persahabatan dan meningkatkan mutual understanding.

Pada masa awal SSEAYP, para pemuda Asia Tenggara yang berkesempatan menjadi parcipating youth (PY) dapat mengunjungi negara-negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura dan Philipina) dan Jepang. Seiring dengan berkembangnya keanggotaan ASEAN, maka negara tujuanpun bertambah seperti Brunei Darussalam, Vietnam, dan 3 anggota ASEAN pecahan Indochina (Laos, Kamboja dan Mynmar).

Nah, apa saja yang dilakukan oleh pemuda-pemuda tersebut?

Banyak, antara lain kegiatan diskusi 8 topic hangat seperti environment (climate change), school education, Health education (HIV/AIDS) hingga youth development. Ada juga kegiatan Youth Leader Summit dan berinteraksi dengan pemuda lokal, exhibition, national presentation (malam kebudayaan), club activity, solidarity group activity, institutional visit, courtesy call, dan home stay di negara-negara tujuan. Seru banget kan? (saya janji akan menulis notenya satu persatu)

Bayangkan, dalam waktu 53 hari seorang PY berkesempatan naik kapal Fuji maru, mengarungi lautan luas bersama 300an teman dari 11 negara, beraktivitas bersama dan mengujungi negara-negara ASEAN dan gratis pula… Tentu saja banyak sekali hal baru yang dipelajari, dan untuk saya…to experience those is a bless from Allah.

 

Be part of SSEAYP Family!

***

“Ok Febi,..bagaimana caranya supaya bisa ikutan SSEAYP? Ini pertanyaan favorit yang diajukan teman-teman saya seusai saya berpromosi panjang lebar tentang SSEAYP.

Ok, syaratnya tidak muluk-muluk:

  1. Warga negara Indonesia
  2. Berusia 20-30 tahun
  3. Status belum menikah
  4. Mendaftar dan mengikuti rangkaian seleksi yang diadakan oleh Dinas Olahraga dan Pemuda di provinsi masing-masing

Tuh, gampang kan? Bocoran dari saya, untuk seleksi SSEAYP biasanya disesuaikan dengan daerah masing-masing. Namun, materinya biasanya seputar kemampuan leadership, pengetahuan umum, essay, diskusi, wawancara, penguasaan bahasa inggris, interview dan kesenian (tradisional akan lebih baik).

Untuk kalian yang tertarik pada program ini, silahkan persiapkan diri untuk menjadi Participating Youth yang akan mewakili kontingen Indonesia 2011…Biasanya program sosialisasi dan seleksi berlangsung Maret-Mei tiap tahunnya. Be prepared, friends!

INDONESIA JAYA!

20 Januari 2011

Read Full Post »