Feeds:
Posts
Comments

Archive for February 22nd, 2011

Kali ini misi pembuatan KTP harus berhasil!

First step, ke kantor kepala desa Lampulo. Berdasarkan penjelasan pegawai, saya harus bawa fotokopi kartu keluarga dan pengantar dari kepala dusun. Wah, tambah lagi ni tugas saya.. 😦

Singkat kata..saya urus lagi surat ke kepala dusun, baru kembali ke kantor desa. Kalau dipikir-pikir walaupun rada repot, tapi mungkin ini salah satu langkah tertib administrasi kali ya…

Sedikit profil tentang desa Lampulo. Desa dimana saya tinggal ini berada dekat pelabuhan bongkar muat ikan dan termasuk daerah tujuan wisata juga karena ada situs boat atas rumah (kejadian tsunami 2004). Desa Lampulo juga pernah menjadi juara desa terbaik di Kota Banda Aceh.

Proses administrasi di kantor desa selesai, maka saatnya bergegas ke balai kota lagi. Saya harus berpacu dengan waktu sebelum waktu istirahat kerja. waktu sudah pukul 11, Banda Aceh sedang panas-panasnya.

Setiba di sana, saya dapat nomor antrian. Tak berapa lama, saya sudah dipanggil untuk ke loket KTP. Tanya jawab sebentar, langsung saya dijepret. Eh, boleh juga ni.. 🙂

Kamera di PC

Dan satu yang saya suka, perpanjangan KTP cukup menunggu 1 jam setelah form KTP difoto dan gratis. Benar-benar sangat membantu!

Kantor Pelayanan Satu Pintu Banda Aceh

Mudah-mudahan kinerja di kantor ini semakin bagus kualitas pelayanannya. Kan sesuai moto yang dipasang “melayani dengan senyum, mudah, cepat dan pasti”.

Good Public Service!

Read Full Post »

Bingkisan Pilihan

Taraaaa…ada komen hadiah di blog. Ternyata, eh ternyata…

Because i got this award i should to:
1. Thank and link to the person who awarded me this award.
2. Share 8 things about myself.
3. Pay it forward to 8 bloggers that I have recently discovered.
4. Contact those bloggers and tell them about their awards.

Mendapat kejutan dari Ajeng, boleh juga ni…Saya didaulat untuk memenuhi undangan tersebut. Terima kasih sekali untuk apresiasi itu. Dan Sahabat saya ini menembak saya untuk membuat 8 fakta tentang diri saya sendiri. Mungkin ini bisa menjadi bahan untuk semakin tahu, siapa Febi Mutia.

Fakta #1

Memanggil dirinya sendiri BEE. Nick name ini lahir saat kelas III SMP sebagai nama samaran untuk karangan cerpennya di mading sekolah. Diambil dari akar kata vbee (febi). Namun, lebih enak dipanggil bee dan karena itu pula ikon lebah lucu suka menjadi profil picturenya di facebook.

Fakta #2

Air minum 1,5 L adalah standar volume air yang harus dikonsumsinya. Tak heran, kebiasaan ini muncul sejak ia menyadari bahwa pola hidup sehat salah satunya dengan minum air yang cukup. Inspirasinya sejak ospek HMT lho..yang perlengkapan standarnya adalah 2 botol air 1,5 L. Maka botol aqua besarpun setiap hari setia di backpacknya. Selain itu, sejak 2 tahun yang lalu rutin konsumsi sayur dan buah minimal 3 warna per hari.

Fakta #3

Setia pakai sarung (kalau di rumah). Pokoknya adem aja kalau sarungan..kebiasaan ini muncul sejak di asrama mosa. sarung juga multi fungsi dan kesannya klasik kan? Hehe..Walaupun ada yang sempat protes karena febi yang suka sarungan terus, tapi pakai sarung lanjut terus!

Fakta #4

Suka kabur saat istirahat ke perpustakaan daerah Banda Aceh demi hunting buku bacaan yang bagus (yang jaraknya 4 km dari sekolah). Karena waktu itu, perpustakaan daerah (di bagian anak dan remaja) pasti sepi pengunjung dan buku di perpus sekolah koleksinya masih jadul. Untungnya, febi kecil selalu kembali ke kelas tepat waktu…

Fakta #5

Pernah terjangkit virus tergila-gila boyband Westlife saat kelas 1 SMP. Uang jajan habis buat beli majalah dan merchandise. Bahkan nangis bombay gara-gara harus ada kunjungan keluarga dan bentrok dengan tayangan Westlife di TPI. Untung sekarang udah insyaf..capek jadi “fans maniak”

Fakta #6

Pakai kacamata sejak kelas 6 MIN. Awalnya memang karena suka membaca dengan porsi yang berlebihan. Diperparah dengan cara/kebiasaan membaca sambil tiduran. Kacamata pertama langsung posisi -1 dan -0.75. Eh, ni bocah malah senang bisa pakai kacamata. Biar kelihatan tambah  pinter, elaknya.

Fakta #7

Tulisannya pertama kali dimuat di lembar suplemen anak “Korcil” Republika, yaitu puisi tentang tamagochi saat berada di kelas 6 MIN. Ia mendapat hadiah kaos..namun kekecilan :-). Namun sampai sekarang belum ada tulisan yang dimuat lagi, karena memang belum pernah ngepos tulisan lagi ke media cetak.

Fakta #8

Tidak menganggap dompet sebagai barang penting. Yang pentingkan isinya..:-D. Jadi tidak salah kalau dirinya suka tas, jaket dan rok yang punya banyak saku untuk menyimpan uang-uang recehnya.

Sesuai instruksi no 3 dan 4, maka saya akan lanjutkan 8 penerima award ini kepada : anti, mas wiwit, restya, yudha, sunni, wahyu, nabil, dan muhajir.

Happy Writing!

Read Full Post »