Feeds:
Posts
Comments

Archive for April 13th, 2011

Setelah siangnya panik-panik bergembira, pulang ke rumah dalam keadaan padam listrik. Entah ini memang jadwal pemadaman atau tidak, saya tidak tahu. Sore merambat senja. Lampu-lampu mulai menyala dan rumahku masih gulita. Kenapa lagi ini ya?

Padahal malam sebelumnya hujan deras dan rumah juga mati lampu. Genset ada, tapi udah diotak-atik oleh my dad tidak berfungsi juga. Sampai-sampai Pak Munar , tetanggapun turun tangan. Hitung-hitung kan beliau insinyur…

Sayangnya ya, malam ini none of my my dad and brother were at home. Pertama-tama, saya cek saklar meteran listrik. Cetekin ke kanan, lampu ga nyala. Cetekin ke kiri, sama saja. Ahh, di sisa-sisa batere hp yang sudah sekarat akhirnya saya telpon abang saya, minta tutorial menyalakan genset.

“Coba lihat tombol yang hitam, katanya

“Hitam yang mana? Ada banyak ni, kataku. Mama saya membantu mengarahkan sinar senter LED ke mesin genset.

Tangan kanan memegang hp, tangan kiri mencoba meneliti sejumlah tulisan dan tombol. Wah, asli ga ngerti coy! Padahal kemarin datang ahli listrik, saya sudah diajari cara menghidupkannya. Kelihatannya tutorial jarak jauh dengan abang saya tidak berhasil. Akhirnya, saya dan mama memutuskan untuk jalan-jalan malam. Hehe…

Tak disangka, satu kota Banda Aceh juga mati. Lampu penerangan jalan di Tgk.Daud Bereueh padam. Beberapa warkop terang seadanya. Lampriet padam, lapor seorang teman via sms. Ternyata mati lampu sekota ya? Berarti saya tidak perlu misuh-misuh sendiri dengan padamnya listrik di rumah.

Selesai jalan-jalan malam, lampunya nyala. HORE! Tapi itu di rumah tetangga sebelah. Hiks, rumah saya? Padam. Akhirnya karena keadaan yang mendesak (nasi habis, isi kulkas sudah mencair, batere hp sakratul maut) mama saya phone a friend lagi. Lagi-lagi Bu Dian (mudah-mudahan beliau tambah pahala, amiin). Di tengah suasana yang sendu, hujan gerimis, saya dan mama tunggu di teras luar. Menunggu utusan ahli listrik.

Syukurlah, dalam 30 menit datang 2 orang pria. Sambil mengecek saklar ini dan itu, ternyata ditemukan sumber masalahnya yaitu  4 saklar listrik yang saya tidak tahu fungsinya apa dan di garasi. Rahasianya, kondisi listrik nyala jika semua tombol itu mengarah ke atas. Jelas saja lampu padam karena ada 1 tombol yang mengarah ke bawah. Olala…sepele ya?

Solusinya Benar-benar tak kurang dari 2 menit. Kebayang dong si abang tukang listrik itu rumahnya di daerah Lhok Nga, malam-malam, keadaan hujan, susah payah ke Lampulo dan ternyata trouble listriknya cuma ecek-ecek? Mohon maaf dan terima kasih saya ucapkan. Semoga amal ibadah abang tukang listrik dibalas berlipat ganda oleh Allah.

Dengan ini, saya menyatakan: Saya (tidak) janji untuk tidak gaptek lagi 🙂

Read Full Post »