Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘lingkungan’ Category

Rupa-rupa Pagi

Untuk yang tinggal di daerah kota besar dan ada slum areanya pasti sudah lazim dengan kehidupan di gang sempit, padat dan hanya bisa dilintasi sepeda motor. Kehidupan di daerah tersebut rata-rata kompleks, perbauran antara masyarakat asli maupun para karyawan atau mahasiswa pendatang yang butuh kost-kostan murah.

Bukan sekali-dua kali pula daerah seperti ini menjadi sasaran pencurian, pengemis, pengamen yang menghampiri rumah ke rumah hingga pemulung. Pagi itu, saya melihat sesuatu bingkai kehidupan yang lain.

Niat awalnya adalah membeli jus buah. Maka sembari menunggu pesanan, saya duduk di bangku panjang di luar warung itu. Ya namanya juga jalan gang, pasti rame ya…Tiba-tiba sesosok lelaki 40an tersuara keras.

“Jadi kafir itu ada dua ya neng. Kafir zhimi dan kafir…(saya lupa dan saya KAGET SEKALI!)

Makin lama dia semakin mendekat ke arah warung dan tetap dengan khutbahnya. Langkahnya sedikit terseok dan ditopang satu kayu penyangga. Fisiknya sehat dan lengkap.

“Maka kita harus selalu membantu yang kekurangan, bla..bla..

Dua pelajar tanggung yang juga duduk di warung mulai kasak-kusuk, tidak nyaman. Untungnya pesanan saya sudah selesai dan saya masuk ke warung. Takut kalo memdadak si Bapak itu tiba-tiba kalap dan bertindak agresif. Seremmm…

Pengemis di sela hari

Sambil membayar, saya pun bercakap-cakap dengan si Ibu penjual jus.

“Kehidupan makin sulit dan tingkah orangpun makin aneh-aneh saja ya mbak? Kasihan, padahal tadi orangnya ga cacat-cacat amat.

“Hmm, iya bu. Ada yang sehat namun memilih jadi pengemis, ada juga yang tetap usaha seperti keliling kampung bawa sapu atau tukang sol sepatu. Mereka berusaha dengan cara yang berbeda dan pasti tiap keringat merekapun akan berbeda nilainya, jawab saya.

Sepulang dari warung itu, banyak pikiran berkecamuk. Intinya kehidupan ekonomi yang sulit bisa mebuat orang-orang tak berdaya. Namun keimanan yang kering justru lebih berbahaya. Hidup harus kian peka dan pengendalian diri. Jangan berlebih-lebihan. Baiknya pas-pasan (pas butuh, pas ada 🙂 ). Habiskan makanan yang anda makan.

Pikirkan berapa banyak energi yang dimulai dari mulai menanam, mengolah dan menyajikannya di piring dan berakhir sia-sia. Padahal di saat yang sama, di belahan bumi lain banyak yang gizi buruk dan tidak bisa makan nasi.

Sayup-sayup, ocehan khutbah gratis tadi masih terdengar. Mungkin dia sudah di gang yang lain dan matahari kian tinggi…

Read Full Post »

Sejak beberapa tahun terakhir, isu tentang lingkungan hidup mencuat. Dari berbagai konferensi international, munculnya komunitas yang mengusung green lifestyle hingga hadirnya produk yang ramah lingkungan.

Bumi (noenkcahyana.blogspot.com)

Syukurlah, karena untuk membangkitkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup dan alam memang butuh proses (waktu, tenaga dan komitmen). Sebagai bentuk kebijakan pemerintah, hadirnya hari-hari penting bidang Lingkungan Hidup diharapkan bisa menjadi pit stop untuk masyakat agar mengevaluasi apa saja yang sudah manusia lakukan kepada bumi, dan semakin memaknai anugerah titipan Ilahi dengan syukur dan bertanggung jawab.

Berikut daftar hari-hari penting bidang Lingkungan Hidup yang saya peroleh dari Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (bapedal) Aceh.

No Hari peringatan Tanggal
1 Hari Gerakan satu juta pohon 10 Januari
2 Hari lahan Basah 02 Februari
3 Hari Air 22 Maret
4 Hari Meteorolgi 23 Maret
5 Hari Bumi 22 April
6 Hari Keanekaragaman Hayati 22 mei
7 Hari Lingkungan Hidup sedunia 05 juni
8 Hari Ozon Internasional 16 September
9 Hari Habitat dunia 06 Oktober
10 Hari Cinta Puspa dan satwa Nasional 05 November

Ayo pelihara keseimbangan hidup dengan menjaga alam, untuk masa depan generasi mendatang.

 

 

Read Full Post »