Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Aceh’

Dan Aku Cemburu!

Hari ini hati saya tergerak untuk menulis. Tepatnya mengisi kembali blog saya yang sudah sebulan kosong tanpa postingan baru. Tenang saja saudara-saudara, walaupun sudah jarang menulis kegiatan membaca dan diskusi tetap jalan  🙂

Salah satu bacaan yang sedang saya nikmati adalah novel genre sejarah dengan seting Aceh masa kolonialisme. Judulnya Sabil. Saya sudah lama 2 bulan naksir ingin membeli/membacanya namun baru tercapai seminggu yang lalu ketika saya berkunjung ke Bandung.

Novel Sabil

Pertimbangan untuk membeli novel ini:

1. Novel ini memberi kesan pertama yang bagus untuk saya. Tema yang menarik, cover bagus dan tebal (700an halaman lho). Yup, that’s right! rasanya puas kalau menaklukkan novel bermutu dan tebal. Uangnya berasa worthed 🙂

2. Setingnya di Aceh dan terinspirasi dari Hikayat Prang Sabil. Wow, kalau saja teman-teman pernah membaca dan paham artinya, bakal merasa merinding gimana gitu. Pesan heroiknya sangat kentara. Hikayat yang ditulis pada abad ke-17 Masehi lahir untuk menguatkan semangat juang para rakyat Aceh dalam berperang. Jujur, saya belum pernah baca teks Hikayat Prang Sabil dengan utuh.

3. Budget masih mencukupi, soalnya ada diskon 30% #mata-ga-nahan-lihat-diskon

Nah, apa yang membuat saya kagum, amazed, salut dan cem.bu.ru adalah sang penulisnya masih berusia 25 tahun. 11-12 dengan saya. He is still very young! Sekalipun saya baru baca sampai halaman 200, novel ini mampu memukau saya. Diksi, konflik, struktur dan tokoh-tokohnya memang nama-nama pejuang di Aceh. Berasa belajar sejarah, euy!

Menyadari usia saya hanya berselisih 6 bulan lebih muda, saya tambah salut. Apalagi Sabil ini adalah novel dwilogi. Wow, kebayangkan ntar novel ke-2 setebal apa? dan ternyata pengarangnya Syaf Muhammad Isa adalah orang Sukabumi. Ckckck…tapi gaya bahasa meu-Aceh that. Pastinya ia melakukan riset yang dalam ya? Kejutan selanjutnya, ia sebelum ini juga sudah menerbitkan novel dengan tema sejarah pula. Oww…ini dia orangnya.

Nah, saya yang masih terkagum-kagum akhirnya memutuskan chat dan berbagi perasaan ini kepada seorang teman. Ia penulis juga, tepatnya penggiat citizen journalism.

Intinya saya cerita kekaguman saya pada karya novel tsb sekaligus kepada pengarangnya. Dan tahu apa yang teman saya katakan?

chat

Mari saya pertegas kata-kata teman saya ini:

Jangan iri apa yg orang lakukan dgn mnginginkan melakukan hal yang sama

Apa yg mreka perbuat,adalah konsistensi dr hasil beberapa taun

Jadi, mulailah konsisten dgn passion kita, dan kita bisa membuat mahakarya untuk umat manusia kelak 

Begitulah wejengannya malam ini. Huff…ternyata lagi-lagi saya tersadar, tidak boleh hidup dalam standar orang lain. Artinya masing-masing orang pasti akan mencapai suatu kualitas hidup tertentu dari sebuah proses kontinu, mendalam dan pasti. Bukan ujug-ujug jembret, sim salabim…jadi karya yang instan. Bisa saja itu terjadi, tapi biasanya akan cepat pula karya itu hilang tak berbekas.

Oleh karena itu, tetaplah fokus dengan passionmu! Waktu adalah variabel yang akan memantaskan diri ini untuk bertemu dengan sebuah momentum tepat bernama sukses.

Read Full Post »

Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenegpora) Republik Indonesia pada tahun 2011 akan melaksanakan program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN). Kuota untuk Provinsi Aceh antara lain:

1. Program Kapal Pemuda ASEAN-Jepang/ the Ship for South East Asian Youth Program (SSEAYP) : 1 orang putra

2. Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada (PPIK)/ Indonesia-Canada Youth Exchange Program (ICYEP) : 1 orang putri

3. Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Malaysia (PPIM)/ Indonesia-Malaysia Youth Exchange Program (IMYEP) : 1 orang putra

4. Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Australia (PPIA)/ Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) : 1 orang putra

Persyaratan Administrasi:

SSEAYP

WNI laki-laki, penduduk Aceh (dengan menyerahkan fotocopy KTP )

Usia per 1 Maret 20-30 tahun

Belum menikah

Pendidikan minimal lulus SMA/ SMK/ MA.

Belum pernah mengikuti program PPAN yang diselenggarakan oleh Kemenegpora

Belum pernah terlibat dalam tindakan kriminal dan dijatuhi hukuman berdasarkan keputusan pengadilan

Menyerahkan pas foto berwarna 2×3  dan 4×6 masing-masing sebanyak 6 lembar

ICYEP

WNI perempuan, penduduk Aceh (dengan menyerahkan fotocopy KTP )

Usia per 1 Maret 18-23 tahun

Belum menikah, dibuktikan dengan surat pernyataan diketahui orang tua.

Pendidikan minimal lulus SMA/ SMK/ MA.

Belum pernah mengikuti program PPAN yang diselenggarakan oleh Kemenegpora

Belum pernah terlibat dalam tindakan kriminal dan dijatuhi hukuman berdasarkan keputusan pengadilan

Menyerahkan pas foto berwarna 2×3  dan 4×6 masing-masing sebanyak 6 lembar.

IMYEP

WNI laki-laki, penduduk Aceh (dengan menyerahkan fotocopy KTP )

Usia per 1 Maret 23-27 tahun

Belum menikah

Pendidikan minimal lulus SMA/ SMK/ MA. Belum pernah mengikuti program PPAN yang diselenggarakan oleh Kemenegpora

Belum pernah terlibat dalam tindakan kriminal dan dijatuhi hukuman berdasarkan keputusan pengadilan

Menyerahkan pas foto berwarna 2×3  dan 4×6 masing-masing sebanyak 6 lembar.

AIYEP

WNI laki-laki, penduduk Aceh (dengan menyerahkan fotocopy KTP )

Usia per 1 Maret 21-25 tahun

Belum menikah, dibuktikan dengan surat pernyataan diketahui orang tua.

Pendidikan minimal lulus SMA/ SMK/ MA. Belum pernah mengikuti program PPAN yang diselenggarakan oleh Kemenegpora

Belum pernah terlibat dalam tindakan kriminal dan dijatuhi hukuman berdasarkan keputusan pengadilan

Menyerahkan pas foto berwarna 2×3  dan 4×6 masing-masing sebanyak 6 lembar.

Kemampuan yang harus dimiliki:

Memiliki kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris baik lisan maupun tulisan dengan ketentuan minimal skor TOEFL 432/ CBT 120/ IBT 40/ IELTS 3.5/ TOEIC 400 (bukti dibawa waktu pendaftaran).

Menguasai salah satu jenis keterampilan bidang seni dan budaya Indonesia.

Memiliki pengetahuan umum yang cukup.

Memiliki keterampilan komputer, internet, website, dan memiliki alamat email.

Memiliki kepribadian yang kuat dan berjiwa nasionalisme Indonesia.

Pendaftaran kapan dan dimana?

Jadwal Seleksi?

Tunggu pengumuman resminya ya…

*silahkan bertanya

 

Febi Mutia

Indonesian Participating Youth 2010

SSEAYP

Read Full Post »

Sejak beberapa tahun terakhir, isu tentang lingkungan hidup mencuat. Dari berbagai konferensi international, munculnya komunitas yang mengusung green lifestyle hingga hadirnya produk yang ramah lingkungan.

Bumi (noenkcahyana.blogspot.com)

Syukurlah, karena untuk membangkitkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup dan alam memang butuh proses (waktu, tenaga dan komitmen). Sebagai bentuk kebijakan pemerintah, hadirnya hari-hari penting bidang Lingkungan Hidup diharapkan bisa menjadi pit stop untuk masyakat agar mengevaluasi apa saja yang sudah manusia lakukan kepada bumi, dan semakin memaknai anugerah titipan Ilahi dengan syukur dan bertanggung jawab.

Berikut daftar hari-hari penting bidang Lingkungan Hidup yang saya peroleh dari Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (bapedal) Aceh.

No Hari peringatan Tanggal
1 Hari Gerakan satu juta pohon 10 Januari
2 Hari lahan Basah 02 Februari
3 Hari Air 22 Maret
4 Hari Meteorolgi 23 Maret
5 Hari Bumi 22 April
6 Hari Keanekaragaman Hayati 22 mei
7 Hari Lingkungan Hidup sedunia 05 juni
8 Hari Ozon Internasional 16 September
9 Hari Habitat dunia 06 Oktober
10 Hari Cinta Puspa dan satwa Nasional 05 November

Ayo pelihara keseimbangan hidup dengan menjaga alam, untuk masa depan generasi mendatang.

 

 

Read Full Post »