Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘KTP’

Kali ini misi pembuatan KTP harus berhasil!

First step, ke kantor kepala desa Lampulo. Berdasarkan penjelasan pegawai, saya harus bawa fotokopi kartu keluarga dan pengantar dari kepala dusun. Wah, tambah lagi ni tugas saya.. 😦

Singkat kata..saya urus lagi surat ke kepala dusun, baru kembali ke kantor desa. Kalau dipikir-pikir walaupun rada repot, tapi mungkin ini salah satu langkah tertib administrasi kali ya…

Sedikit profil tentang desa Lampulo. Desa dimana saya tinggal ini berada dekat pelabuhan bongkar muat ikan dan termasuk daerah tujuan wisata juga karena ada situs boat atas rumah (kejadian tsunami 2004). Desa Lampulo juga pernah menjadi juara desa terbaik di Kota Banda Aceh.

Proses administrasi di kantor desa selesai, maka saatnya bergegas ke balai kota lagi. Saya harus berpacu dengan waktu sebelum waktu istirahat kerja. waktu sudah pukul 11, Banda Aceh sedang panas-panasnya.

Setiba di sana, saya dapat nomor antrian. Tak berapa lama, saya sudah dipanggil untuk ke loket KTP. Tanya jawab sebentar, langsung saya dijepret. Eh, boleh juga ni.. 🙂

Kamera di PC

Dan satu yang saya suka, perpanjangan KTP cukup menunggu 1 jam setelah form KTP difoto dan gratis. Benar-benar sangat membantu!

Kantor Pelayanan Satu Pintu Banda Aceh

Mudah-mudahan kinerja di kantor ini semakin bagus kualitas pelayanannya. Kan sesuai moto yang dipasang “melayani dengan senyum, mudah, cepat dan pasti”.

Good Public Service!

Read Full Post »

Selalu ada rasa excited untuk mengurus KTP. Nggak lazim ya :-). Sadar bahwa saya ingin menjadi warga Negara Indonesia yang baik, maka saya mengurus KTP saya yang akan kaduluarsa 3 hari lagi (4 Feb). Begitu pula sim A dan C. Layaknya perpanjangan, tentu tidak serumit saat pembuatan awal. Maka jam 9.10 WIB meluncurlah saya ke kantor Dinas Kependuduan dan tenaga kerja, tempat dimana membuat KTP 5 tahun yang lalu yang cuma berjarak 800 m dari rumah.

Setiba di sana, ada pengumuman bahwa tertanggal 1 Jan 2011, pelayanan administarasi publik pindah ke Balai Kota. Ok baiklah, maka bergegaspun saya kesana. Olala, kantor Balai kotanya cukup mentereng sekarang. Kantor yang terletak dekat dengan Taman Sari dan Mesjid Raya Baiturrahman ini sudah mengalami perluasan di sana-sini. Termasuk satu ruang yang dinamakan pusat pelayanan satu pintu. Dan masuklah saya ke sana…

Balai Kota Banda Aceh

Eng ing eng…ramai sekali orang..Sesaat saya celingak-celinguk dulu. Bingung harus ke loket mana karena kantor ini sudah mengadopsi system antri seperti bank, yang ada nomor antrian. Nah, ada satu meja di dekat pintu masuk yang penuh dikerubungi orang. Apakah ada bagi-bagi sembako? Hehe, tentu saja bukan! Rupanya disitu meja untuk mendapatkan nomor antri dan pemerikasaan awal untuk pembuatan Kartu Keluarga dan KTP. Saya pun harus sedikit berdesak-desakan untuk bisa bertanya kepada petugasnya. Ah, budaya antrinya masih parah…

Ternyata, tahulah saya bahwa untuk memperpanjang KTP harus membawa fotokopi kartu keluarga Nasional (versi baru) dan blangko dari Kepala Desa. Fuihh..syarat yang terakhir saya belum punya. Artinya, proses pembuatan KTP saya baru akan berlanjut esok. Ada sejumlah proses administrasi yang harus saya tempuh. Hiks…

Banner Keterangan Surat Administrasi

Sebelum melangkah pulang, barulah saya melihat di ruangan itu bahwa ada semacam banner tentang prosedur pembuatan dokumen.

Kayanya ni banner lebih bagus dipajang di luar deh..Supaya yang mau mengurus dokumen sudah melengkapi syarat dari awal, tanpa harus bertanya berulang-ulang kepada petugas di meja depan tadi.

Ya sudah, sekarang saatnya mengurus perpanjangan SIM A dan C. Semoga prosesnya lebih simple…

Read Full Post »