Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Raharjo Ramelan’

Selama training SII, saya dan 6 orang calon IPY 2010 ditanya oleh para alumni.

“Sebelum PDT, apa kalian berencana kumpul di Jakarta? Sudah punya tempat tinggalnya?

Sesaat kami tercenung. Bayangkan, waktu PDT hanya 2 minggu. Sangat dibutuhkan tempat yang dapat menampung 28 orang secara bersama minimal seminggu sebelum PDT untuk masa perkenalan, persiapan dan pemenuhan kelengkapan individu dan kontingen. Apalagi saat itu CIPY 2010 berencana berkumpul H-10 PDT. Jelas ini tidak mudah, saudara-saudara…

Cari-mencari berbagai peluang kira-kira di rumah siapa ya yang bisa ditempati. Saat itu rumah CIPY asal Jakarta kayanya kurang representative untuk itu. Kalau sekedar tempat tinggal mungkin bisa, tapi kami juga butuh space yang cukup untuk latihan tari, penyimpanan barang (dimana per orang membawa minimal 2 koper besar dan barang-barang gift dan property untuk exhibition dan cultural performance). Kalau berkaca dari pengalaman angakatan 2009, mereka tinggal di rumah Intan (salah satu IPY 2009).Tapi kini, 2010..dimana?

Di awal Agustus 2010,

“Teh, Ika ada kenalan. Namanya Abah. Beliau ada rumah di Ciputat. Kayanya cukup buat menampung kita selama 10 hari. Di rumah beliau juga biasa dijadikan tempat buat anak-anak mahasiswa yang punya acara”, ungkap Ika, IPY asal Banten.

“Ya boleh banget tu Ka. Hayyu dijajaki dulu rumahnya. Dan apakah beliau mengizinkan untuk kita pakai dari 1-10 Oktober, jawabku penuh harap.

Dalam hati, saya sungguh berharap Abah memberi kabar baik untuk kami semua, calon duta bangsa.

Singkat kata, Abah yang awalnya kami tidak kenal itu- mengizinkan rumahnya dipakai. Maka dengan serta merta, saya dan teman-teman melakukan banyak persiapan. Diwakili oleh Ika dan Dhini, surveypun dilakukan meliputi akomodasi putra dan putri, aksesibilitas dari tempat umum atau terminal, transportasi, fasilitas seperti catering, masjid, warnet, laundry, fotokopi. Dan hasilnya well recommended.

Pertama, tempatnya di Ciputat dekat kampus UIN Syarif Hidayatullah alias dekat terminal Lebak Bulus. Berarti jika ada calon IPY yang datang dari daerah (bandara Soekarno Hatta) bisa diarahkan naik damri.

Kedua, rumahnya luas dan menyerupai pavilion. Ada rumah induk Abah, aula yang bisa kami gunakan untuk assemble point dan ruang latihan, 2 ruang besar terpisah yang bisa jadi kamar bagi putra dan putri, 3 kamar mandi dan tak ketinggalan halaman yang luas yang bisa digunakan untuk berlatih baris-berbaris dan kegiatan outdoor. Perfecto!

Ketiga, Abah mengizinkan.

Walhasil, saya dan rekan-rekan amazed ingin berkenalan dengan beliau. Siapa gerangan Abah yang dengan baik hati menyilahkan rumahnya untuk kami tempati?

Abah. Agaknya saya tidak asing dengan nama tersebut. Nama beliau Raharjo Ramelan. Saya belum pernah kenal, hanya akrab dengan profil dan cerita-cerita tentangnya. Di komunitas Siaware / ITB, teman-teman saya sering menyebut-nyebut Abah. Salah satunya saat ada pengajian Siaware di rumah beliau yang di Bandung. Saat itu, selalu saja ada halangan sehingga saya belum berkesempatan berjumpa langsung dengan sosok pengusaha dan dosen itu.

Hingga saat itu tiba juga…

“Feb, nanti datang ya ke tempat Abah. Ada sedikit syukuran, bareng anak-anak SUJ, kata Ajeng.

“Baiklah, sist, jawab ku.

Kebetulan Ajeng, sahabat baikku ini juga akan berangkat ke Sendai, Jepang dalam rangka S2nya dan ada acara makan-makan bersama yang diprakasai oleh teman-teman dekat.

Ternyata eh ternyata, itu adalah Abah yang sama. Abah Raharjo Ramelan yang rumahnya akan kami tumpangi di bulan Oktober. Alhamdulillah, saya bisa kenal lebih dahulu sebelum menggunakan fasilitasnya. Dan langsung saja, kami mengobrol akrab. Terlebih Abah pernah menjadi relawan di Pagar Air, Aceh Besar.

Rasanya 10 hari di rumah Abah terasa singkat. Banyak cerita seru dan penuh kekeluargaan di sana. Mulai dari piket masak, cupir (cuci piring), latihan kesenian, latihan baris-berbaris, gila-gilaan dengan silent applause di SG activity, diskusi alot tentang bahasa isyarat mana yang paling benar, cheers menyambut IPY yang baru hadir,  bergadang, buat tugas, bolak-balik nyari logistic yang kurang, lari karena dikejar chiripa, sound system yang selalu ngadat di aula, antri kamar mandi, berbagi tempat tidur hingga mabok packing barang…It’s been like yesterday! Really memorable…

Usai Talent Performance

Sarapan bersama, ala kadarnya

Latihan Tari Ulo..1,2,3..

Abah, terima kasih. We Love u full!

Read Full Post »